June 16, 2017

[News]KPC Raih Proper Emas Kelola Lingkungan

imageSAMARINDA - Salah satu perusahaan pertambangan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) yakni PT Kaltim Prima Coal (KPC), meraih penghargaan tinggi pengelolaan lingkungan tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Penghargaan berupa Sertifikat Emas, dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Lingkungan Hidup (Proper) 2016-2017. Penghargaan diserahkan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak, diterima GM External Affairs and Sustainable Development (ESD) Wawan Setiawan, di Lamin Etam, Samarinda, Selasa (13/6).

Proper Emas diterima KPC 2017 melengkapi peraihan Proper Hijau diterima 2016 lalu. Sementara kategori emas sendiri, menurut catatan Departemen Environment, telah diterima KPC sebanyak 14 kali.

Wawan Setiawan menjelaskan, selama ini pihaknya selalu melakukan inovasi mencapai kondisi lingkungan lebih baik dalam proses pertambangan. “Kami persembahkan penghargaan ini kepada seluruh karyawan yang telah bekerja keras dan semua masyarakat yang mendukung operasional perusahaan,” ujar Wawan.

Proper Emas bermakna, perusahaan melakukan pengelolaan lingkungan hidup lebih persyaratan dan upaya 3R (Reuse, Recycle, Recovery). Selain itu menerapkan sistem pengelolaan lingkungan hidup berkesinambungan. Kegiatan berguna kepentingan masyarakat jangka panjang.

Selain menerima Proper Emas bidang kelola lingkungan, KPC juga menerima penghargaan sebagai perusahaan ber-partisipasi program Sekolah Adiwiyata di Kutim. Penghargaan ini terkait peran KPC dalam mendukung Sekolah Adiwiyata yang terus berkembang di Kutim. Kategori ini diterima Manager Environment Kris Pranoto, pada acara yang sama.

Sekedar diketahui, sebelum meraih Proper Emas tingkat Provinsi Kaltim ini, pada Kamis (18/5) lalu, di Jakarta, KPC juga meraih Trophy Aditama pengelo-laan lingkungan pertambangan periode 2015-2016. Trophy Aditama merupakan penghargaan tertinggi di bidang lingkungan.

Manager Environment KPC Kris Pranoto mengatakan, trophy Aditama yang diserahkan Menteri ESDM Ignasius Jonan itu, merupakan penghargaan tertinggi bidang kelola lingkungan pertambangan. Trophy itu diterima KPC setelah meraih sertifikat Aditama selama tujuh kali berturut-turut. “KPC dapat penghargaan Aditama untuk pengelolaan lingkungan selama tujuh kali berturut turut dari tahun 2011-2016. Dan pada tahun 2017 ini mendapatkan Trophy Aditama, untuk predikat terbaik dari yang terbaik (best of the best),” kata Kris.

Lebih lanjut Kris menambahkan, pengelolaan pertambangan yang dinilai meliputi aspek reklamasi, pengelolaan kualitas air, udara, getaran dan kebisingan serta aspek pengelolaan limbah. Penghargaan ini diberikan setelah tim ESDM melakukan verifikasi lapangan. Untuk menilai langsung pengelolaan lingkungan di lapangan meliputi semua aspek. (adv/hms3)

Sumber

Artikel Terkait

No comments: